Kamis, 06 September 2012

Jangan Anggap Sepele Digigit Anjing

Wilayah DKI Jakarta sekarang ini dinyatakan bebas rabies (anjing gila). Namun demikian jangan anggap sepele ketika kita digigit anjing, sekalipun peliharaan rumah sendiri. 

“Siapa pun orang yang digigit anjing tetap dianggap sebagai suspect rabies. Mereka harus segera dirujuk ke rumah sakit yang ditunjuk yaitu RS Sulianti Saroso (Jakarta Utara) dan di Jl Kesehatan (Jakarta Pusat),” kata Dokter Spesialis Hewan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), drh Irma Budiany.

Selain itu, anjing yang menggigit harus diobservasi. “Anjingnya bisa dibawa ke tempat kita untuk diobservasi selama 14 hari,” kata Irma yang bertugas di Laboratorium Balai Kesehatan Hewan dan Ikan, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Bila selama masa observasi anjing tersebut tidak apa-apa, tidak sakit dan tidak mati, maka anjing dikembalikan ke pemiliknya - tentu setelah mendapat vaksin. “Jika dalam masa observasi selama 14 hari anjing tersebut mati, kita patut curigai rabies. Begitu mati, kita akan buka otaknya karena virus tersebut ada di otak anjing,” katanya. 

Pemeriksaan dilakukan dengan FAT (Fluorescent Antibody Technique). Jika diketahui positif rabies, berarti orangnya telah tertular melalui air liur di bekas gigitan. Hasil pemeriksaan tersebut akan dilaporkan ke rumah sakit tempat korban gigitan dirawat. Tindak selanjutnya, pasien tersebut akan divaksin. 

Dia menjelaskan, orang yang positif tertular virus rabies tentu sangat berbahaya. “Dalam kasus rabies, dead end-nya ada di manusia karena manusia kan tidak mungkin menggigit,” tandas Irma.

Dampak yang dirasakan akan sangat tergantung dari lokasi gigitan. Jika gigitannya di leher, maka dampak yang dirasakan akan lebih cepat dibanding digigit di kaki. Sebab, lanjut Irma, virus rabies akan mematikan jika virusnya sudah sampai ke otak.

Pasien tertular virus rabies menunjukkan gejala anjing gila seperti takut matahari, takut air, takut bunyi gesekan kertas, dan dia akan bersembunyi di tempat gelap. “Penderitanya pasti dead end, cepat atau lambat dia pasti akan lewat (meninggal),” ujarnya. 

Tapi sekali lagi, dampaknya tergantung dari lokasi gigitan. Kalau digigit di kaki, tidak akan langsung menunjukkan gejala rabies. “Tergantung sampai kapan virus itu masuk ke otak,” jelas dokter yang juga buka praktik kedokteran hewan  di Kranggan Permai, Bekasi.

Begitu bahayanya penularan virus rabies, maka pemilik hewan peliharaan harus pintar-pintar membaca gejala. Secara kasat mata, lanjutnya, anjing perlu dicurigai rabies ketika menunjukkan gejala: takut matahari, mengigit apa yang tidak biasa dia gigit, menggigit apapun yang ditemui, makin galak dan tidak bersahabat meski kepada pemiliknya, serta ekornya masuk ke lipatan antara dua paha.

“Biasanya itu terjadi pada anjing yang belum pernah divaksin sama sekali,” kata Irma lagi.

Untuk mencegah anjing gila, idealnya pada umur tiga bulan anjing sudah divaksin karena sudah tidak menerima kekebalan tubuh dari induknya. Vaksin diulang lagi pada usia satu tahun. Berikutnya tergantung pabrik yang memroduksi vaksin, karena ada yang setiap 6 bulan sekali dan setahun sekali. Jika setahun sekali, maka tiap tahun anjing perlu divaksin. 

“Virus tidak ada obatnya. Yang bisa kita lakukan adalah memberikan kekebalan,” tambahnya.

Irma memberikan tips bagi mereka yang digigit anjing. Untuk pertolongan pertama, segera cuci luka bekas gigitan dengan air mengalir. Bersihkan dengan deterjen agar lemak-lemak di virusnya luntur. Setelah itu, luka dibersihkan dengan alkohol dan selanjutnya dibubuhi Betadine. Baru kemudian, dibawa ke rumah sakit. 

Di Rumah Sakit, dokter akan mengambil tindakan. Bila luka gigitannya dalam, pasien akan disuntik antitetanus lantaran gigi anjing kotor. Dalam kasus gigitan anjing, pengawasan rumah sakit dan pengawasan hewan telah terpadu secara online. 

Begitu ada pasien masuk rumah sakit karena gigitan anjing, pengawasan pada hewan akan dilakukan. Petugas Suku Dinas setempat hingga kecamatan akan langsung bertindak mengatasi kasus.

 http://pmrsmpn1pasarkemis.blogspot.com/

Minuman Dingin atau Hangat?


Ghiboo.com - Minuman dingin memang terasa lebih nikmat dan lebih 'nyes' saat menyentuh tenggorokan. Namun ternyata, minuman hangat justru lebih baik dibanding minuman dingin.

Tak percaya? Simak keajaiban yang ditawarkan minuman hangat, dilansir melalui Boldsky (5/9).

Membersihkan. Minuman hangat amat sangat efektif untuk 'membersihkan' tubuh. Bila Anda memiliki masalah dengan sistem pencernaan, coba obati dengan meminum segelas air hangat dua kali sehari. 

Dan mulai biasakanlah, meminum minuman hangat yang dicampur madu atau perasan lemon di pagi hari yang dapat membantu membuang racun dan membersihkan sistem tubuh.

Bye bye sembelit. Dehidrasi memang memicu sembelit. Untuk mengatasinya, coba minum segelas air putih hangat saat perut masih kosong di pagi hari. Cara ini efektif meningkatkan kinerja gerakan usus dan menyembuhkan sembelit.

Pelangsing. Yes, many dieticians recommended drinking hot water! Minuman hangat yang dicampur perasan lemon atau madu setiap hari dipercaya membantu menurunkan berat badan. Minuman panas ternyata efektif memecahkan timbunan lemak tubuh. Selain itu, juga menjadi penekan nafsu makan alami. 

Atasi batuk dan pilek. Tentu saja, minuman hangat baik dikonsumsi saat sedang sakit. Air hangat dapat mengurangi nyeri tenggorokan dan mengeluarkan dahak.

Bikin berkeringat. Detoksifikasi merupakan pembuangan racun dari dalam tubuh, termasuk melalui keringat. Minuman panas memicu suhu tubuh meningkat. Untuk menjaga suhu tubuh tetap normal, tubuh akan berkeringat untuk mengeluarkan sebagian panasnya. Alhasil, racun-racun kulit dan pembuluh darah pun ikut keluar bersama keringat.

Meningkatkan sirkulasi darah. Sumbatan lemak di pembuluh darah akan hancur dengan minuman panas. Inilah menyebabkan aliran darah menjadi lancar, sehingga menyehatkan jantung.

Mengurangi nyeri tubuh. Minum segelas air panas dengan biji karambol merupakan cara mudah untuk menyembuhkan kram perut saat menstruasi. Selain itu, jika Anda sakit perut, sakit kepala atau nyeri di tubuh, segera minum segelas air hangat untuk pertolongan pertaman.


 http://pmrsmpn1pasarkemis.blogspot.com/

Tetap Sehat Meski Begadang


Tidur merupakan kebutuhan dasar manusia, seperti halnya makan, minum dan bernafas. Sehingga apabila seseorang kekurangan waktu tidurnya, maka ia harus mengganti waktu tidur yang hilang.

Namun apa mau dikata, begadang atau tidak tidur hingga malam larut kerap menjadi gaya hidup sebagian masyarakat di kota-kota besar. Berbagai alasan melatari mereka untuk tetap melek di malam hari, di antaranya karena harus menyelesaikan pekerjaan atau lembur kerja. 

Tubuh pun dipaksa untuk bertahan lebih lama untuk mendukung aktivitas yang belum tuntas. Bagi mereka yang terpaksa harus begadang seperti ini, sebenarnya tak perlu khawatir dengan kesehatan asalkan tetap menganut pola hidup sehat. 

“Tidak ada masalah dengan begadang, asalkan tetap bisa tidur berkualitas, memerhatikan kebutuhan nutrisi, dan jangan lupa berolahraga,” jelas ahli kesehatan, Sarah Handayani, SKM, Mkes.

Dosen Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka ini mengatakan, idealnya waktu tidur memang 8 jam sehari. Namun demikian, yang terpenting adalah bukan lamanya waktu tidur, tapi bagaimana kualitas tidurnya. 

“Banyak orang tidur hanya 4-5 jam sehari tapi tetap sehat, lantaran tidurnya berkualitas. Jadi memang dalam kasus begadang, kita tak bisa hanya melihat satu sisi begadangnya saja. Tapi harus dilihat secara keseluruhan, bagaimana olahraganya, waktu istirahat, dan pemenuhan nutrisinya,” kata Sarah.

Untuk seseorang yang terpaksa harus lembur kerja di malam hari, cukuplah mengganti jam tidur sampai kebutuhan tidurnya terpenuhi. “Misalnya Anda terbiasa tidur pukul 21.00 dan terpaksa lembur sampai pukul 02.00. Banyak orang mengalami itu dan hanya cukup membalasnya dengan menambah jam tidur selama tiga jam. Setelah itu dia akan segar kembali dan bisa beraktivitas lagi,” tambahnya.

Lalu apa perlu tambahan multivitamin bagi orang yang terpaksa begadang? “Multivitamin sebenarnya bagian dari kebutuhan nutrisi, apakah nutrisinya sudah cukup atau tidak? Multivitamin bisa diminum jika memang diperlukan dan sesuai kebutuhan saja,” katanya. 

Kebutuhan nutrisi masing-masing orang berbeda, tergantung usia dan juga jenis kelamin. Misalnya, orang yang sedang hamil, kebutuhan kalsiumnya tentu lebih banyak dibanding orang tidak hamil. Oleh karena itu, orang hamil harus menambah konsumsi kalsium.

Yang terpenting, lanjut Sarah, bagi orang yang terpaksa begadang harus memerhatikan kebutuhan nutrisi dan olahraga minimal setengah jam sehari sesuai standardisasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). “Selain memperhatikan nutrisi, berolahraga, hindari merokok dan minum alkohol. Jika itu dilakukan maka dia akan tetap sehat,” tandasnya.

Sarah mengatakan, setiap orang mempunyai jam biologis tidur yang sangat tergantung dari kebiasaan. Jika jam biologis terganggu, biasanya orang akan tepar (jatuh). Namun hal itu masih diantisipasi dengan ‘membalas’ kekurangan waktu tidur dengan menambah jam tidur.

 http://pmrsmpn1pasarkemis.blogspot.com/

Rabu, 05 September 2012

Tanaman Hias Pengusir Nyamuk

RumahCom — Di musim kemarau yang berkepanjangan seperti saat ini, rumah makin rentan serbuan nyamuk. Selain mengganggu tidur, nyamuk juga membawa aneka penyakit, seperti demam berdarah, chikungunya, dan malaria.
Akan tetapi, mengusir nyamuk dengan obat anti-nyamuk berbahan kimia sangat riskan, terutama bagi mereka yang memiliki anak kecil di rumah. Untuk itu, Anda dapat menggunakan beberapa tanaman yang memiliki kemampuan mengusir nyamuk. Selain aman bagi kesehatan dan lingkungan, ternyata tumbuhan ini juga indah dijadikan penghias ruangan.
Lavender
Tanaman asal Pegunungan Alpen, Swiss, ini memang sudah dikenal sebagai bahan baku lotion anti-nyamuk. Tanaman berbunga ungu ini tidak disukai nyamuk karena mengandung zat linalool danlynalyl acetate. Untuk menghindari gigitan nyamuk, cukup gosokkan bunga lavender ke tubuh.
Tak hanya sebagai pengusir nyamuk, kandungan minyak atsiri dalam lavender juga sering digunakan untuk terapi aroma. Lavender dapat ditanam di dalam pot. Jika perlu, masukkan pot berisi lavender ke dalam kamar agar nyamuk enggan datang.
Zodia
Tanaman asli Papua ini termasuk famili Rutaceae, yang mengandung zat evodiamine danrutaecarpine yang berfungsi sebagai penghalau nyamuk yang mampu bertahan selama 6 jam. Masyarakat Papua biasa menggosokkan daun ini pada tubuh sebelum masuk hutan untuk menghindari serangga.
Untuk menghindari serbuan nyamuk ke dalam rumah, letakkan zodia di titik akses masuknya angin ke dalam ruangan — bisa juga diletakkan dekat kipas angin. Embusan angin akan membuat aroma zodia tersebar ke seluruh ruangan dan mengusir nyamuk. Tetapi hindari meletakkan zodia di ruangan sempit dengan sirkulasi udara terbatas, karena aroma zodia bisa membuat pening.
Geranium (Pelargonium Hortorum)Geranium alias Tapak Dara atau pelargonium, mengandung geraniol dan sitronelol yang dapat mengusir nyamuk. Tanam geranium di dalam pot dan letakkan di tempat yang terkena embusan angin. Saat daun-daun Geranium bergesekan, aromanya akan tercium dan membuat nyamuk pergi.
Sebuah penelitian menunjukkan, ekstrak geranium radula mampu menolak nyamuk aedes aegypti. Hanya dengan mengoleskan ekstrak tumbuhan ini pada bagian tubuh, nyamuk penyebab demam berdarah tersebut kabur. Hebatnya, ekstrak geranium juga tidak menimbulkan iritasi kulit.
RosemaryRosemary menghasilkan bau seperti aroma minyak telon yang tidak disukai nyamuk. Tamanan ini tumbuh baik di bawah sinar matahari, tetapi saat diperlukan Rosemary bisa letakkan di dekat jendela. Untuk pemanfaatannya, gosokkan daunnya yang berbentuk jarum pada kulit.
SeraiMungkin tak banyak yang tahu jika tanaman yang sering digunakan sebagai bumbu masak ini mampu membunuh nyamuk, karena mengandung zat geraniol dan sitronelal. Lantaran kandungannya tersebut, tumbuhan yang masuk jenis rumput-rumputan ini mulai digunakan sebagai bahan lotion anti-nyamuk.
Citrosa MosquitoTumbuhan asal Negeri Kincir Angin ini memiliki aroma seperti lemon yang pekat sehingga tidak disukai serangga. Citrosa Mosquito sangat menyukai sinar matahari dan tidak memerlukan perawatan khusus. Tetapi tanaman ini sulit ditemukan di pasar.
Marigold (Bunga Tai Kotok)Tumbuhan dengan bunga semarak: kuning, merah, dan jingga ini banyak ditemukan di Indonesia dan lebih dikenal dengan nama bunga tai kotok. Marigold memiliki dua jenis, yakni tagetes erecta dan tagetes patula.
Baunya yang tidak enak ternyata bisa mengusir nyamuk. Dengan bunga yang indah, tak ada salahnya jika marigold dipajang di salah satu sudut ruangan rumah.
Akar Wangi
Akar wangi dapat mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai dan mampu membunuh nyamuk aedes aegypti. Ekstrak akar wangi teruji dapat mengendalikan nyamuk aedes aegypti dan anopheles aconitus. Untuk mengusir nyamuk dari rumah, tanam tumbuhan ini di pekarangan rumah dan rasakan faedahnya.

 http://pmrsmpn1pasarkemis.blogspot.com/

Selasa, 04 September 2012

Enam Cara Alami Menghilangkan Napas Bau


Mencium bau mulut orang lain amatlah menyiksa. Jika Anda termasuk dalam golongan orang-orang bernapas bau, cobalah langkah-langkah berikut supaya Anda tidak lagi menyiksa orang lain.

1. Gunakan klorofil cair
Klorofil diproduksi oleh tumbuh-tumbuhan untuk proses fotosintesis. Klorofil juga dipercaya memiliki efek menetralisir gejala seperti bau napas dan badan pada tubuh Anda. Klorofil bereaksi sebagai deodoran, mengurangi aroma di dalam mulut dan tenggorokan serta membantu proses pencernaan, yang terkadang menjadi penyebab bau napas.

Produk yang cukup mahal tersebut tersedia di berbagai apotek dan sering dijual dalam kemasan dengan sedikit campuran minyak mint agar napas lebih segar.

Tambahkan satu sendok klorofil dengan delapan ons air dan berkumurlah dengan cairan tersebut selama 30 detik, kemudian keluarkan. Bayam, seledri serta tumbuh-tumbuhan hijau juga banyak mengandung klorofil jadi cobalah tambahkan bahan-bahan tersebut kedalam makanan Anda untuk mengatasi gejala bau napas tersebut.

2. Kurangi sulfur
Bukan gula, susu, bawang merah dan putih, atau kopi yang membuat napas Anda bau. Yang bikin napas bau adalah bakteri yang ada di dalam mulut.

Seperti halnya bahan-bahan yang mengandung asam, makanan yang membutuhkan proses pencernaan yang lama dan sulit akan menghasilkan sebuah lingkungan di dalam mulut dan perut Anda yang ditumbuhi oleh bakteri. Bakteri-bakteri itu menghasilkan sulfur yang yang menumpuk sampai makanan habis dicerna.

Sebuah ulasan mengungkapkan pengaruh makanan terhadap kesehatan pencernaan, secara tidak mengejutkan, ditemukan banyak bukti yang tidak hanya mengenai kesehatan mulut, penyakit pencernaan juga berpengaruh terhadap bau mulut. Itu adalah alasan lain mengapa menjaga kesehatan pencernaan Anda itu penting.
Jika mencuci mulut tidak dapat mengurangi bau napas Anda, Anda harus melihat pola makan Anda lebih cermat. Untuk menghilangkan bau mulut, konsumsi makanan yang mengandung alkali (coba makanan yang berserat dan sayuran hijau), sambil mengurangi konsumsi makanan yang bersifat asam seperti gula, susu, gandum, dan makanan yang dihaluskan. Terakhir, sertakan suplemen berserat sekali atau dua kali sehari untuk menjaga bau napas anda.

3. Jaga kesehatan gusi
Ada beberapa senyawa yang bekerja untuk menstabilkan kolagen pada gusi dan menjadikan gusi sehat, termasuk vitamin C dan koenzim Q10. Bau napas yang kronis dengan penyakit gusi merupakan pertanda kekurangan vitamin C. Vitamin C dapat mencegah penyakit sariawan dan radang gusi dengan menghasilkan lingkungan yang dapat mencegah bakteri untuk tumbuh.

Kunjungi dokter gigi secara teratur untuk menjaga kesehatan mulut Anda, saya merekomendasikan menambahkan 2000 sampai 3000 mg vitamin C per hari (jika Anda mengalami diare, tinggal kurangi saja dosisnya) dengan 100 mg koenzim Q10.

4. Konsumsi suplemen pencernaan
Apa yang keluar dari mulut Anda dapat langsung dikaitkan dengan apa yang terjadi di dalamnya. Lebih khusus lagi, cara Anda mencerna makanan. Sebuah penelitian di 2010 menunjukkan bahwa kerja probiotik dalam mulut meningkatkan halitosis dan juga menunjukkan hal tersebut dapat mengurangi kemungkinan terjadinya gusi berdarah.

Sebuah penelitian yang sama juga menunjukkan probiotik dapat membantu mengurangi kerusakan gigi tersebut dengan meningkatkan tingkat salivari dan meningkatkan indeks plak. “International Journal of Contemporary Dentistry” menunjukkan kegunaan probiotik pada gigi berlubang, dan kerusakan gigi serta infeksi mulut dan menemukan bahwa probiotik dapat meningkatkan kesehatan mulut.

Saya merekomendasikan untuk menambahkan enzim pencernaan setiap makan besar untuk meningkatkan penguraian dan penyerapan nutrisi, dan probiotik berkualitas tinggi dengan mengonsumsi satu sampai dua kapsul per hari yang mengandung 14 miliar sel di saat perut kosong. Anda juga harus mengonsumsi lebih banyak yoghurt tawar untuk mendapatkan efek probiotik tersebut.

5. Periksa tingkat keasaman lambung
Tingkat keasaman lambung yang wajar secara teknis disebut sebagai asam hidrokloris, merupakan hal yang penting agar sistem pencernaan berfungsi secara benar. Asam hidrokloris itu mengaktifkan enzim yang dapat mengurai makanan menjadi partikel-partikel kecil agar dapat diserap.

Tingkat asam lambung yang rendah mengakibatkan peradangan pada lapisan perut. Menunjukkan bagaimana pola makan anda dari hari ke hari, pencernaan yang buruk dan penyerapan nutrisi yang buruk akan membuat Anda rentan terhadap penyakit pencernaan juga kondisi kesehatan.

Normalnya tingkat keasaman lambung membantu menjaga sistem pencernaan bebas dari bakteri, jamur dan parasit. Dengan rendahnya tingkat keasaman dan makanan yang sulit dicerna, bakteri akan sulit tumbuh di dalam perut atau usus, dan mengurangi gangguan terhadap proses pencernaan dan penyerapan nutrisi, lemak dan karbohidrat. Dan Anda dapat bayangkan pengaruhnya terhadap bau mulut Anda.

Saya merekomendasikan semua pasien saya untuk memulai program baru, HCL Challenge. Anda dapat menemukan napas dan pencernaan Anda membaik.

6. Bersihkan usus Anda dari bakteri berbahaya
Helicobacter pylori adalah jenis bakteri yang cenderung di lambung dengan tingkat asam yang rendah, bakteri itu juga dapat menjadi penyebab bau mulut. Helicobacter pylori cenderung mengurangi tingkat keasaman lambung, oleh karena itu lakukanlah tindakan pencegahan.

Masuknya bakteri tersebut meningkatkan kemunculan organisme lain yang tidak diinginkan di dalam lambung dan usus kecil, Helicobacter pylori bahkan diasosiasikan dengan penyakit jantung, bercak-bercak merah pada kulit, asma dan penyakit kepala kronis atau migrain. Jika Anda memiliki gejala refluks selain bau napas, saya merekomendasikan untuk meminta ahli kesehatan Anda melakukan pemeriksaan bakteri Helicobacter pylori.

Beberapa pilihan perawatan dapat berupa berberine, minyak rempah, suplemen asam hidrokloris yang dikonsumsi bersama makanan, dan enzim pencernaan (termasuk enzim pankreas, enzim yang berasal dari sayuran, pepaya, bromelain atau pepsin) yang dikonsumsi bersama makanan. Mintalah bantuan ahli gizi Anda untuk menentukan langkah terbaik.
sumber :  http://www.facebook.com/groups/Zentheis93/permalink/443042915738345/

http://pmrsmpn1pasarkemis.blogspot.com/

Minggu, 02 September 2012

Mitos Pada "HIV & AIDS"

Apakah gigitan nyamuk membawa risiko terinfeksi HIV?
HIV tidak menyebar melalui gigitan nyamuk atau gigitan serangga lainnya. Bahkan bila virus masuk ke dalam tubuh nyamuk atau serangga yang menggigit atau mengisap darah, virus tersebut tidak dapat mereproduksi dirinya dalam tubuh serangga. Karena serangga tidak dapat terinfeksi HIV, serangga tidak dapat menularkannya ke tubuh manusia yang digigitnya.

Apakah saya harus khawatir tertular HIV saat melakukan kegiatan olah raga?
Tidak terdapat bukti bahwa HIV dapat ditularkan ketika seseorang melakukan olah raga.
Bisakah saya terkena HIV dari bersentuhan secara biasa? (berjabat tangan, berpelukan, menggunakan toilet, minum dari gelas yang juga digunakan oleh seseorang yang terkena HIV, atau berada berdekatan dengan seseorang yang terinfeksi yang sedang bersin atau batuk)?
HIV tidak ditularkan oleh kontak sehari-hari dalam kegiatan sosial, di sekolah, ataupun di tempat kerja. Anda tidak dapat terinfeksi lantaran anda berjabat tangan, berpelukan, menggunakan toilet yang sama atau minum dari gelas yang sama dengan seseorang yang terinfeksi HIV, atau terpapar batuk atau bersin penyandang infeksi HIV.
Apakah HIV hanya menjangkiti kaum homoseksual dan pengguna narkoba saja?
Tidak. Setiap orang yang melakukan hubungan seks yang tak terlindungi, berbagi penggunaan alat suntikan, atau diberi transfusi dengan darah yang terkontaminasi dapat terinfeksi HIV. Bayi dapat terinfeksi HIV dari ibunya selama masa kehamilan, selama proses persalinan, atau setelah kelahiran melalui pemberian air susu ibu.
Sebanyak 90% kasus HIV merupakan akibat dari penularan seksual dan 60-70%kasus HIV terjadi di kalangan heteroseksual.

Apakah kita dapat mengetahui bahwa seseorang terkena HIV hanya dengan melihat dari penampilannya?
Kita tidak dapat mengetahui bahwa seseorang menyandang HIV atau AIDS hanya dengan melihat penampilan mereka. Seseorang yang terinfeksi HIV bisa saja nampak sehat dan merasa baik-baik saja, namun mereka tetap dapat menularkan virus itu ke anda. Tes darah merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV atau tidak.

Bisakah saya terjangkit lebih dari satu infeksi menular seksual (IMS) pada saat yang bersamaan?
Ya. Anda dapat terkena lebih dari satu infeksi penyakit menular (IMS) pada saat yang bersamaan. Masing-masing infeksi memerlukan pengobatannya sendiri. Anda tidak dapat menjadi kebal terhadap IMS. Anda juga dapat terkena infeksi yang sama berkali-kali. Banyak pria dan wanita yang tidak merasa atau melihat gejala awal apapun ketika mereka pertama kali terinfeksi dengan IMS, kendatipun mereka masih bisa menulari pasangan seksualnya.

Ketika seseorang sedang menjalani terapi antiretroviral, dapatkan dia menularkan HIV kepada orang lain?
Terapi antiretroviral tidak dapat mencegah penularan virus ke orang lain. Terapi dapat membantu menurunkan jumlah virus ke tingkat yang tidak terdeteksi, namun HIV masih tetap ada dalam tubuh, dan dapat ditularkan ke orang lain melalui hubungan seksual, dengan bergantian memakai peralatan suntikan, atau melalui ibu yang menyusui bayinya.
sumber :  http://www.aidsindonesia.or.id/dasar-hiv-aids/mitos


http://pmrsmpn1pasarkemis.blogspot.com/

Pencegahan Pada "HIV & AIDS"

Bagaimana infeksi HIV dapat dicegah? Penularan HIV secara seksual dapat dicegah dengan:
  • berpantang seks
  • hubungan monogami antara pasangan yang tidak terinfeksi
  • seks non-penetratif
  • penggunaan kondom pria atau kondom wanita secara konsisten dan benar
Cara tambahan yang lain untuk menghindari infeksi:
  • Bila anda seorang pengguna narkoba suntikan, selalu gunakan jarum suntik atau semprit baru yang sekali pakai atau jarum yang secara tepat disterilkan sebelum digunakan kembali.
  • Pastikan bahwa darah dan produk darah telah melalui tes HIV dan standar standar keamanan darah dilaksanakan.
Apakah “seks aman” itu?
Tak ada seks yang 100% aman. Seks yang lebih aman menyangkut upaya-upaya kewaspadaan untuk menurunkan potensi penularan dan terkena infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV, saat melakukan hubungan seks. Menggunakan kondom secara tepat dan konsisten selama melakukan hubungan seks dianggap sebagai seks yang lebih aman.

Seberapa efektifkah kondom dalam mencegah HIV?
Kondom yang kualitasnya terjamin adalah satu-satunya produk yang saat ini tersedia untuk melindungi pemakai dari infeksi seksual karena HIV dan infeksi menular seksual (IMS) lainnya. Ketika digunakan secara tepat, kondom terbukti menjadi alat yang efektif untuk mencegah infeksi HIV di kalangan perempuan dan laki-laki.
Walaupun begitu, tidak ada metode perlindungan yang 100% efektif, dan penggunaan kondom tidak dapat menjamin secara mutlak perlindungan terhadap segala infeksi menular seksual (IMS). Agar perlindungan kondom efektif, kondom tersebut harus digunakan secara benar dan konsisten. Penggunaan yang kurang tepat dapat mengakibatkan lepasnya atau bocornya kondom, sehingga menjadi tidak efektif.

Bagaimana cara memasang kondom pria?
  • Kondom berpelumas lebih sedikit kemungkinan untuk robek saat dikenakan atau digunakan. Pelumas berbasis minyak, seperti vaselin, hendaknya tidak digunakan karena dapat merusak kondom.
  • Hanya buka bungkusan berisi kondom saat akan digunakan, kalau tidak kondom akan mengering. Berhati-hatilah agar kondom tidak rusak atau sobek ketika anda membuka bungkusnya. Bila kondom ternyata sobek, buang kondom tersebut dan buka bungkusan yang baru.
  • Kondom dikemas tergulung dalam bentuk lingkaran gepeng. Pasanglah kondom yang tergulung itu di ujung penis. Peganglah ujung kondom di antara ibu jari dan jari telunjuk untuk menekan udara supaya keluar dari ujung kondom. Tindakan ini akan menyisakan ruang untuk tempat cairan semen setelah terjadinya ejakulasi. Tetap pegang ujung kondom dengan satu tangan. Dengan tangan yang satunya, gulunglah sepanjang penis yang berereksi ke arah rambut kemaluan. Jika pria pemakai tidak disunat, ia harus menarik kulup ke arah pangkal penis sebelum menggulung kondom.
  • Bila kondom tidak cukup berpelumas, pelumas berbasis air (seperti silikon, gliserin, atau K-Y jelly) dapat ditambahkan. Bahkan air ludah dapat berfungsi dengan baik sebagai pelumas. Pelumas yang terbuat dari minyak-minyak goreng atau lemak, minyak bayi atau minyak mineral, jeli berbasis bahan turunan minyak bumi seperti vaselin dan olesan lainnya – hendaknya jangan digunakan karena dapat merusak kondom.
  • Setelah berhubungan seks, kondom perlu segera dilepaskan secara benar.
  • Segera setelah si pria pemakai mengalami ejakulasi, ia harus menahan pada ujung dekat pangkal penis untuk memastikan agar kondom tidak terlepas.
  • Kemudian, si pria harus menarik keluar penisnya selagi masih dalam keadaan ereksi.
  • Ketika penis mengecil kembali, lepaskan kondom dan buanglah kondom pada tempat yang tepat. Jangan membuang kondom ke dalam toilet dan menyentornya dengan air.
  • Bila anda akan melakukan hubungan seks lagi, gunakan kondom baru, dan ulangi proses di atas dari awal.
Apakah kondom perempuan?
Kondom perempuan merupakan metode kontrasepsi pertama dan satu-satunya yang dikendalikan oleh perempuan. Kondom perempuan adalah sarung yang terbuat dari bahan polyuretan yang kuat, lembut, dan tembus pandang yang dimasukkan ke dalam vagina sebelum melakukan hubungan seks. Kondom tersebut sepenuhnya mengikuti bentuk vagina dan karenanya dengan penggunaan yang benar dan konsisten, ia akan memberikan perlindungan dari kemungkinan hamil sekaligus infeksi menular seksual (IMS). Kondom perempuan tidak memiliki risiko dan efek samping, dan tidak memerlukan resep atau intervensi dari staf perawatan kesehatan.

Bagaimana cara memasang kondom perempuan?
  • Ambil kondom dari dalam bungkus pelindungnya. Bila dipandang perlu, tambahkan pelumas ekstra pada cincin-cincin kondom bagian dalam dan luar.
  • Untuk memasukkan kondom, berjongkoklah, duduk dengan kedua lutut terbuka lebar, atau berdirilah dengan satu kaki bertumpu di atas bangku kecil atau kursi rendah. Pegang kondom dengan bagian ujung yang terbuka menghadap ke arah bawah. Sambil memegang cincin atas “kantung” (ujung kondom yang tertutup), pencet cincin diantara ibu jari dan jari tengah.
  • Kemudian letakkan jari telunjuk di antara ibu jari dan jari tengah. Dengan jari-jari dalam posisi tersebut, jagalah agar bagian ujung kondom tetap terjepit dalam bentuk lonjong pipih. Gunakan tangan yang satunya untuk membuka bibir vagina dan masukkan ujung “kantung” yang tertutup.
  • Setelah ujungnya masuk, gunakan jari telunjuk anda untuk mendorong “kantung” sampai ke ujung vagina. Pastikan bahwa ujung kondom telah terletak melewati tulang kemaluan anda dengan menekukkan jari telunjuk ke arah atas setelah jari berada beberapa inci di dalam vagina. Anda dapat mengenakan kondom perempuan maksimal delapan jam sebelum melakukan hubungan seksual.
  • Pastikan bahwa kondom tersebut tidak terpelintir dalam vagina anda. Jika demikian, keluarkan, berikan satu atau dua tetes cairan pelumas dan masukkan kembali. Catatan: Kira-kira satu inci dari ujung kondom yang terbuka akan berada di luar tubuh anda. Jika pasangan anda memasukkan penisnya di bawah atau di sebelah kantung, mintalah ia untuk menarik keluar kembali. Copot kondomnya, buang dan gunakan yang baru. Sampai anda dan pasangan anda terbiasa dengan kondom perempuan, akan sangat berguna jika anda menggunakan tangan anda untuk membantu memasukkan penisnya ke vagina.
  • Setelah pasangan anda berejakulasi dan menarik keluar penisnya, pencet dan putar ujung kondom yang terbuka agar sperma tidak tumpah. Keluarkan perlahan-lahan. Buanglah kondom bekas tersebut (namun jangan membuangnya ke lubang toilet).
  • Tidak disarankan untuk menggunakan ulang kondom perempuan.
Bagaimana pengguna narkoba suntik (IDU) dapat mengurangi risiko tertular HIV?
Bagi pengguna narkoba, langkah-langkah tertentu dapat diambil untuk mengurangi risiko kesehatan masyarakat maupun kesehatan pribadi, yaitu:
  • Beralih dari napza yang harus disuntikkan ke yang dapat diminum secara oral.
  • Jangan pernah menggunakan atau secara bergantian menggunakan semprit, air, atau alat untuk menyiapkan napza.
  • Gunakan semprit baru (yang diperoleh dari sumber-sumber yang dipercaya, misalnya apotek, atau melalui program pertukaran jarum suntikan) untuk mempersiapkan dan menyuntikkan narkoba.
  • Ketika mempersiapkan napza, gunakan air yang steril atau air bersih dari sumber yang dapat diandalkan.
  • Dengan menggunakan kapas pembersih beralkohol, bersihkan tempat yang akan disuntik sebelum penyuntikan dilakukan.
Bagaimana penularan dari ibu ke anak dapat dicegah?
Penularan HIV dari seorang ibu yang terinfeksi dapat terjadi selama masa kehamilan, selama proses persalinan atau setelah kelahiran melalui ASI. Tanpa adanya intervensi apapun, sekitar 15% sampai 30% ibu dengan infeksi HIV akan menularkan infeksi selama masa kehamilan dan proses persalinan. Pemberian air susu ibu meningkatkan risiko penularan sekitar 10-15%. Risiko ini tergantung pada faktor- faktor klinis dan bisa saja bervariasi tergantung dari pola dan lamanya masa menyusui.
Penularan dari Ibu ke Anak dapat dikurangi dengan cara berikut:
  • Pengobatan: Jelas bahwa pengobatan preventatif antiretroviral jangka pendek merupakan metode yang efektif dan layak untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke anak. Ketika dikombinasikan dengan dukungan dan konseling makanan bayi, dan penggunaan metode pemberian makanan yang lebih aman, pengobatan ini dapat mengurangi risiko infeksi anak hingga setengahnya. Regimen ARV khususnya didasarkan pada nevirapine atau zidovudine. Nevirapine diberikan dalam satu dosis kepada ibu saat proses persalinan, dan dalam satu dosis kepada anak dalam waktu 72 jam setelah kelahiran. Zidovudine diketahui dapat menurunkan risiko penularan ketika diberikan kepada ibu dalam enam bulan terakhir masa kehamilan, dan melalui infus selama proses persalinan, dan kepada sang bayi selama enam minggu setelah kelahiran. Bahkan bila zidovudine diberikan di saat akhir kehamilan, atau sekitar saat masa persalinan, risiko penularan dapat dikurangi menjadi separuhnya. Secara umum, efektivitas regimen obat-obatan akan sirna bila bayi terus terpapar pada HIV melalui pemberian air susu ibu. Obat-obatan antiretroviral hendaknya hanya dipakai di bawah pengawasan medis.
  • Operasi Caesar: Operasi caesar merupakan prosedur pembedahan di mana bayi dilahirkan melalui sayatan pada dinding perut dan uterus ibunya. Dari jumlah bayi yang terinfeksi melalui penularan ibu ke anak, diyakini bahwa sekitar dua pertiga terinfeksi selama masa kehamilan dan sekitar saat persalinan. Proses persalinan melalui vagina dianggap lebih meningkatkan risiko penularan dari ibu ke anak, sementara operasi caesar telah menunjukkan kemungkinan terjadinya penurunan risiko. Kendatipun demikian, perlu dipertimbangkan juga faktor risiko yang dihadapi sang ibu.
  • Menghindari pemberian ASI: Risiko penularan dari ibu ke anak meningkat tatkala anak disusui. Walaupun ASI dianggap sebagai nutrisi yang terbaik bagi anak, bagi ibu penyandang HIV-positif, sangat dianjurkan untuk mengganti ASI dengan susu formula guna mengurangi risiko penularan terhadap anak. Namun demikian, ini hanya dianjurkan bila susu formula tersebut dapat memenuhi kebutuhan gizi anak, bila formula bayi itu dapat dibuat dalam kondisi yang higienis, dan bila biaya formula bayi itu terjangkau oleh keluarga.
Badan Kesehatan Dunia, WHO, membuat rekomendasi berikut:
Ketika makanan pengganti dapat diterima, layak, harganya terjangkau, berkesinambungan, dan aman, sangat dianjurkan bagi ibu yang terinfeksi HIV-positif untuk tidak menyusui bayinya. Bila sebaliknya, maka pemberian ASI eksklusif direkomendasikan pada bulan pertama kehidupan bayi dan hendaknya diputus sesegera mungkin.

Prosedur apakah yang harus ditempuh oleh seorang petugas kesehatan untuk mencegah penularan dalam setting perawatan kesehatan?
Para pekerja kesehatan hendaknya mengikuti Kewaspadaan Universal (Universal Precaution). Kewaspadaan Universal adalah panduan mengenai pengendalian infeksi yang dikembangkan untuk melindungi para pekerja di bidang kesehatan dan para pasiennya sehingga dapat terhindar dari berbagai penyakit yang disebarkan melalui darah dan cairan tubuh tertentu.
Kewaspadaan Universal meliputi:
  • Cara penanganan dan pembuangan barang-barang tajam (yakni barang-barang yang dapat menimbulkan sayatan atau luka tusukan, termasuk jarum, jarum hipodermik, pisau bedah dan benda tajam lainnya, pisau, perangkat infus, gergaji, remukan/pecahan kaca, dan paku);
  • Mencuci tangan dengan sabun dan air sebelum dan sesudah dilakukannya semua prosedur;
  • Menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan, celemek, jubah, masker dan kacamata pelindung (goggles) saat harus bersentuhan langsung dengan darah dan cairan tubuh lainnya;
  • Melakukan desinfeksi instrumen kerja dan peralatan yang terkontaminasi;
  • Penanganan seprei kotor/bernoda secara tepat.
Selain itu, semua pekerja kesehatan harapnya berhati-hati dan waspada untuk mencegah terjadinya luka yang disebabkan oleh jarum, pisau bedah, dan instrumen atau peralatan yang tajam. Sesuai dengan Kewaspadaan Universal, darah dan cairan tubuh lain dari semua orang harus dianggap telah terinfeksi dengan HIV, tanpa memandang apakah status orang tersebut baru diduga atau sudah diketahui status HIV-nya.

Apa yang harus dilakukan bila anda menduga bahwa anda telah terekspos HIV?
Bila anda menduga bahwa anda telah terpapar HIV, anda hendaknya mendapatkan konseling dan melakukan testing/pemeriksaan HIV. Kewaspadaan hendaknya diambil guna mencegah penyebaran HIV kepada orang lain, seandainya anda benar terinfeksi HIV.
sumber :  http://www.aidsindonesia.or.id/dasar-hiv-aids/pencegahan


http://pmrsmpn1pasarkemis.blogspot.com/